Siapa yang tak kenal dengan es krim Wall’s? Pada setiap gigitan es krim ini, kita menikmati lebih dari sekadar rasa manis; ada sejarah panjang dan cerita menarik di baliknya. Dalam artikel ini, Tradisi Kuliner akan mengupas tuntas perjalanan Wall’s dari awal hingga menjadi merek terkemuka di dunia.
Awal Mula Berdirinya Wall’s
Wall’s pertama kali berdiri pada tahun 1922 oleh seorang pengusaha Inggris bernama Richard Wall. Sebelum menjadi raksasa di industri es krim, Perjalan sebenarnya berawal sebagai toko daging kecil di London. Richard Wall, yang memiliki jiwa inovatif, melihat peluang besar untuk menjual produk beku selama musim panas.

Pada tahun 1924, Wall’s mulai memproduksi es krim secara besar-besaran. Dengan memanfaatkan teknologi pembekuan modern, mereka menciptakan produk yang tahan lama dan tetap segar. Langkah ini menjadikan Wall’s sebagai salah satu pelopor dalam industri es krim modern.
Transformasi Menjadi Brand Global
Setelah Richard Wall wafat, generasi berikutnya melanjutkan perusahaan ini tetap berjalan. Pada tahun 1950-an, perusahaan multinasional yang berbasis di Belanda dan Inggris yaitu Unilever, mulai meng-akuisisi Wall’s. Akuisisi ini menjadi titik balik dalam ekspansi global Wall’s.
Wall’s mulai memperluas pasarnya ke berbagai negara, termasuk Indonesia. Di bawah Unilever, Wall’s memperkenalkan berbagai inovasi rasa dan produk baru yang sesuai dengan selera lokal. Keberhasilan ini membuat Wall’s menjadi salah satu merek yang paling dicintai di dunia.
Inovasi Produk yang Ikonik

Es Krim Paddle Pop
Produk legendaris seperti Paddle Pop adalah salah satu inovasi terbesar Wall’s. Dengan desain stik kayu yang praktis, Paddle Pop menjadi favorit anak-anak hingga dewasa.
Magnum: Es Krim Premium
Pada tahun 1989, Wall’s meluncurkan Magnum, es krim premium dengan lapisan cokelat tebal. Magnum segera menjadi simbol kemewahan yang terjangkau.
Cornetto dan Solero
Tak kalah menarik adalah Cornetto dan Solero, dua produk yang menghadirkan kombinasi unik antara es krim, cokelat, dan buah-buahan. Kehadiran produk-produk ini memperkuat posisi Wall’s sebagai inovator di industri es krim.
Perjalanan Wall’s di Indonesia
Wall’s masuk ke Indonesia pada tahun 1992. Dengan membawa berbagai pilihan rasa dan produk, Wall’s langsung mendapatkan tempat di hati masyarakat. Produk seperti Populaire dan Viennetta menjadi sangat populer pada era 1990-an.
Strategi pemasaran Wall’s di Indonesia juga tak kalah menarik. Dengan slogan “Share Happiness”, Wall’s berhasil menciptakan hubungan emosional dengan konsumennya. Selain itu, penggunaan mobil es krim keliling membuat masyarakat luas lebih mudah menjangkau produk Wall’s.
Komitmen terhadap Lingkungan dan Sosial
Wall’s tidak hanya fokus pada penjualan, tetapi juga peduli terhadap lingkungan dan masyarakat. Beberapa langkah yang telah diambil Wall’s antara lain:
- Penggunaan bahan baku berkelanjutan: Wall’s memastikan bahwa semua bahan-bahan berasal dari sumber yang ramah lingkungan.
- Inisiatif sosial: Melalui program “Wall’s Share Happiness,” perusahaan ini mendukung berbagai kegiatan sosial, seperti pendidikan anak-anak dan pemberdayaan komunitas lokal.
- Pengurangan emisi karbon: Wall’s terus mengembangkan teknologi ramah lingkungan dalam proses produksinya.
Mengapa Es Krim Wall’s Begitu Dicintai?
Ada beberapa alasan mengapa es krim Wall’s begitu dicintai:
- Variasi rasa: Dari vanila klasik hingga kombinasi rasa eksotis, Wall’s menawarkan sesuatu untuk semua orang.
- Kualitas premium: Dengan bahan-bahan berkualitas tinggi, Wall’s selalu menjaga standar produknya.
- Harga terjangkau: Meski berkualitas tinggi, harga produk Wall’s tetap ramah di kantong.
Trivia Menarik Tentang Wall’s
- Nama “Wall’s” berasal dari nama pendirinya, Richard Wall.
- Es krim Wall’s pertama kali dijual dengan gerobak di jalanan London.
- Magnum adalah salah satu produk terlaris Wall’s di dunia.
Masa Depan Wall’s
Wall’s terus berinovasi untuk menghadirkan produk yang lebih baik. Dengan fokus pada keberlanjutan dan inovasi rasa, Wall’s berkomitmen untuk menjadi brand pilihan masyarakat global, termasuk di Indonesia.
Penutup
Perjalanan Wall’s adalah bukti bagaimana inovasi dan dedikasi dapat menciptakan merek yang menjadi favorit oleh jutaan orang di seluruh dunia. Dari awalnya sebagai toko daging kecil hingga menjadi raksasa es krim global, menjadikan perjalanannya penuh dengan inspirasi. Jadi, ketika Anda menikmati es krim Wall’s berikutnya, ingatlah cerita di baliknya yang penuh makna.