Ketika mendengar frasa “makanan pedas”, mungkin pikiran kita langsung tertuju pada masakan Asia atau Amerika Latin. Namun, tahukah Anda bahwa benua Eropa juga memiliki hidangan pedas yang unik dan menggoda selera? Dari saus berbahan dasar cabai hingga sup panas yang memukau, makanan pedas khas Eropa layak mendapat perhatian khusus.

Mari kita menjelajahi 10 makanan pedas dari benua Eropa yang tak hanya menggoyang lidah, tetapi juga memperkenalkan sisi baru dari kuliner dunia Barat. Simak perjalanan Tradisi Kuliner berikut ini!
1. Paprika Csirke – Hongaria
Hidangan ini adalah salah satu kebanggaan Hongaria, terbuat dari ayam yang dimasak dalam saus berbahan dasar paprika merah. Paprika Csirke memiliki cita rasa pedas yang hangat, cocok disantap bersama nasi atau kentang tumbuk. Paprika adalah bumbu utama dalam masakan ini, memberikan rasa pedas yang tidak terlalu menyengat tetapi tetap meninggalkan sensasi hangat di lidah.
2. Piri-Piri Chicken – Portugal
Daging ayam yang direndam dalam campuran saus piri-piri ini memiliki rasa pedas yang memikat. Piri-piri, cabai kecil yang menjadi bahan utama, berasal dari Afrika tetapi sangat populer di Portugal. Hidangan ini biasanya dipanggang hingga dagingnya juicy dengan rasa pedas yang meresap sempurna.
3. Chorizo – Spanyol
Chorizo, sosis khas Spanyol, sering dianggap sebagai rajanya makanan pedas di negara ini. Dibuat dari daging babi yang dibumbui dengan paprika pedas dan rempah-rempah, sosis ini memiliki rasa pedas yang kuat. Chorizo dapat dimakan langsung, dipanggang, atau menjadi bahan tambahan dalam masakan seperti paella.
4. Goulash – Hongaria
Goulash adalah sup atau semur berbahan dasar daging sapi yang dimasak dengan paprika pedas. Hidangan ini sangat populer di Eropa Timur, terutama di Hongaria. Sensasi pedas yang muncul dari paprika menciptakan kehangatan, menjadikannya pilihan sempurna untuk musim dingin.
5. Arrabbiata Pasta – Italia
Jika Anda pencinta pasta, Arrabbiata Pasta adalah pilihan tepat untuk mencicipi rasa pedas khas Italia. Kata “arrabbiata” sendiri berarti “marah,” merujuk pada rasa pedas yang dapat membuat lidah Anda “terbakar.” Penyajian pasta ini biasanya dengan saus tomat pedas yang pengolahannya menggunakan cabai merah kering.
6. Adjika – Georgia
Dari kawasan Kaukasus, Adjika adalah saus pedas tradisional yang terbuat dari cabai merah, bawang putih, dan rempah-rempah. Biasanya Adjika hadir sebagai pelengkap untuk daging panggang atau roti. Rasa pedasnya kuat tetapi seimbang dengan aroma rempah yang khas.
7. Currywurst – Jerman
Currywurst adalah hidangan khas Jerman yang menggabungkan sosis panggang dengan saus kari pedas. Meski bukan asli Jerman, kari pedas yang terdapat pada menu ini telah melewati proses penyesuaian dengan lidah Eropa. Makanan ini sangat populer sebagai street food dan penyajiannya biasanya bersamaan dengan kentang goreng.
8. Harissa – Tunisia via Prancis
Meski berasal dari Tunisia, saus pedas Harissa sangat populer di negara-negara Eropa, terutama Prancis. Harissa terbuat dari cabai merah, bawang putih, dan rempah-rempah. Saus ini sering hadir sebagai pelengkap untuk couscous, sup, atau bahkan roti lapis.
9. Kebab Pedas – Turki via Jerman
Meskipun berasal dari Turki, kebab pedas telah menjadi makanan favorit di Jerman. Penggunaan bumbu pedas yang ada pada daging kebab memberikan cita rasa yang kaya dan menggoda. Dengan tambahan saus cabai, kebab ini menjadi pengalaman kuliner yang tak terlupakan.
10. Sopa de Ajo – Spanyol
Sup bawang putih ini adalah hidangan sederhana namun penuh rasa. Sopa de Ajo biasanya terbuat dari bawang putih, roti, paprika pedas, dan telur. Kehangatan sup ini sering menjadi favorit pada musim dingin, dengan rasa pedas yang lembut dan aroma bawang putih yang menggugah selera.
Rahasia di Balik Keunikan Makanan Pedas Eropa
Meskipun cabai bukan tanaman asli benua Eropa, bahan ini menjadi sangat populer setelah pedagang dari Amerika Selatan mulai memperkenalkannya. Seiring waktu, masyarakat Eropa mengadaptasi cabai ke dalam resep-resep mereka, menciptakan kombinasi rasa yang unik antara pedas dan kaya rempah.
Cabai dan paprika menjadi bahan dasar banyak masakan, sementara penggunaan bumbu lain seperti bawang putih, cuka, dan rempah-rempah lokal memperkaya cita rasa.
Kesimpulan: 10 Makanan Pedas dari Benua Eropa
Benua Eropa ternyata memiliki kekayaan kuliner pedas yang tak kalah menarik dari wilayah lain di dunia. Dari Paprika Csirke hingga Sopa de Ajo, setiap hidangan membawa cerita dan cita rasa khas yang menggoda selera. Jadi, jika Anda seorang pencinta makanan pedas, jangan lewatkan kesempatan untuk mencoba 10 makanan pedas dari benua Eropa ini.
Selamat menikmati perjalanan rasa yang pedas dan memikat!