Durian Kalimantan yang Tak Kalah Nikmat dengan Durian Malaysia sudah lama menjadi perbincangan para pecinta durian Nusantara. Banyak orang mengenal durian dari Malaysia atau Thailand yang sangat populer di pasar internasional, tetapi fakta menariknya, Indonesia memiliki durian dengan rasa yang tidak kalah – bahkan banyak yang bilang jauh lebih kompleks, unik, dan menggugah selera. Di Kalimantan, durian bukan sekadar buah, tetapi bagian dari tradisi, identitas, dan kebanggaan masyarakat lokal.

Apa yang Membuat Durian Kalimantan Istimewa
Durian Kalimantan dikenal memiliki karakter rasa berbeda dibandingkan durian dari Malaysia. Teksturnya lebih lembut, aroma lebih kuat, dan rasa sering kali lebih berlapis. Beberapa bahkan memiliki rasa pahit yang disukai para durian enthusiast sejati. Tidak jarang penggemar durian mendatangi kebun di pedalaman hanya untuk mencicipinya langsung dari pohon.
Kekayaan Ragam Durian Kalimantan
Durian Hutan yang Otentik
Di Kalimantan, sebagian besar durian masih tumbuh alami di hutan. Inilah yang membuat rasa dan karakter daging buahnya sering sulit ditebak. Ada yang manis, pahit, creamy, kering, atau berair.
Banyak Spesies Asli
Kalimantan tidak hanya punya Durio zibethinus seperti yang banyak dijual secara umum, tetapi juga berbagai spesies lokal seperti:
- Lai (Durio kutejensis)
- Kerantungan (Durio oxleyanus)
- Durian Merah
- Durian Sukang
- Durian Tahi, meski namanya unik tapi rasa dan aromanya memikat
Keberagaman inilah yang membuat pecinta durian sering “ketagihan riset” mencicipi varian-varian baru.
Ciri Khas Durian Kalimantan Dibanding Durian Malaysia
1. Rasa Lebih Kompleks
Durian Malaysia seperti Musang King atau D24 terkenal dengan manis dan creamy yang stabil. Namun durian Kalimantan memiliki sensasi rasa lebih liar dan tegas.
2. Banyak Varietas Pahit
Para penggemar durian hardcore sangat menyukai jenis durian dengan aftertaste pahit seperti cokelat pekat. Kalimantan punya banyak jenis durian seperti ini, dan bagi banyak orang pahit = premium.
3. Aromanya Lebih Kuat
Durian Kalimantan sering memiliki aroma yang mencolok, tajam, dan intens. Seperti karakter sebuah single origin coffee, aromanya punya identitas tersendiri.
4. Tumbuh Alami
Mayoritas masih dipanen dari pohon yang tumbuh secara natural.
Durian Kalimantan di Pasar Ekspor
Meski kualitasnya sangat bersaing, durian Kalimantan belum seagresif Malaysia dalam ekspor. Malaysia membangun branding besar untuk Musang King dan lainnya, memanfaatkan industri besar, pemasaran modern, dan logistik internasional.
Namun begitu, potensi Durian Kalimantan sangat besar:
- Rasanya unik
- Varietas banyak
Dengan promosi yang tepat, bukan mustahil durian dari Kalimantan menjadi komoditas unggulan seperti kopi, lada, atau kakao Indonesia.
Durian Kalimantan yang Tak Kalah Nikmat dengan Durian Malaysia – Pilihan Varietas Populer
1. Durian Balening
Dilansir dari goodnewsfromindonesia.id (9/1/2023). durian Balening termasuk yang unggulan di Kalimantan. Asalnya dari Desa Balai Karangan, Kec. Sekatyam, Kab. Sanggau.
Durian ini punya warna daging buah kekuningan dan tekstur lebih empuk. Dagingnya juga punya serat yang sedikit.
2. Durian Jemongko Kuning
Durian Jemongko Kuning juga tak kalah unggul dan banyak diminati oleh warga Pontianak. Asalnya dari Kalimantan Barat, tepatnya di Kabupaten Sanggau.
Uniknya durian ini punya rasa variatif. Ada yang sedikit pahit, ada yang manis, ada yang legit, dan ada yang lembek saat buah terlalu matang. Tak hanya rasa, warna daging duriannya juga berbeda-beda, mulai dari putih, kuning muda, hingga kekuningan.
3. Durian Tembaga
Jenis durian satu ini sebenarnya terkenal di Indonesia dan juga di Malaysia. Banyak pengepul durian asal Malaysia yang mengambil durian ini karena lokasi tumbuhnya dekat dengan Entikong, perbatasan Indonesia-Malaysia.
Durian tembaga punya daging yang tebal berwarna kekuningan, tetapi bijinya kempis. Tekstur buahnya halus, sedikit berlemak, dan rasanya manis legit beraroma khas.
4. Durian Lahung
Durian satu ini punya ciri fisik yang agak berbeda dengan durian pada umumnya. Jika biasanya kulit buah durian warnanya hijau, durian Lahung justru punya kulit warna merah. Tetapi warna daging buahnya tetap sama seperti kebanyakan durian, yaitu putih sampai kekuningan.
Daging buahnya tebal, teksturnya lembek, dan berlemak. Jika belum matang rasanya akan hambar. Namun setelah matang rasa daging buahnya manis dan enak.
Bagaimana Masyarakat Kalimantan Menikmati Durian
Durian bukan hanya dimakan langsung. Di Kalimantan, buah ini diolah menjadi berbagai makanan tradisional, antara lain:
Tempoyak
Fermentasi durian dengan rasa asam kuat dan aroma tajam.
- Dengan ikan sungai
- Dalam kuah pedas
- Sebagai sambal khas
Durian Goreng
Mirip pisang goreng tetapi lebih creamy dan gurih.
Lempok Durian
Mirip dodol, legit dan tahan lama, biasanya jadi oleh-oleh favorit.
Durian Hutan yang Menjadi Kebanggaan Warga Lokal
Bagi masyarakat pedalaman Kalimantan, durian bukan sekadar makanan. Ada tradisi yang melekat:
- Panen durian adalah musim pesta
- Banyak keluarga berkumpul di kebun sambil menunggu durian jatuh
- Durian menjadi perekat budaya dan ekonomi lokal
Bahkan dalam beberapa daerah, kepemilikan pohon durian menjadi simbol status keluarga.
Potensi Wisata Durian Kalimantan
Belakangan, banyak wisatawan pecinta durian menjadikan Kalimantan sebagai destinasi liburan. Pengalaman “makan durian langsung di hutan” menjadi daya tarik tersendiri.
Paket wisata populer:
- Tour kebun durian
- Makan durian sepuasnya
- Menginap di rumah adat atau lodge tepi sungai
- Belanja durian dan oleh-oleh lokal
Hal ini membuat durian menjadi motor penggerak pariwisata pedesaan.
Kenapa Durian Kalimantan Layak Lebih Dikenal Dunia
Karena:
- Rasanya kuat, unik, dan autentik.
- Durian Kalimantan mencerminkan kekayaan hayati Indonesia.
- Potensi branding dan ekspor masih sangat besar.
Durian Kalimantan yang Tak Kalah Nikmat dengan Durian Malaysia – Kesimpulan
Durian Kalimantan yang Tak Kalah Nikmat dengan Durian Malaysia bukan sekadar klaim, tetapi kenyataan yang dapat dirasakan langsung oleh mereka yang pernah mencicipinya. Keunikan rasa, kekayaan spesies lokal, tradisi yang melingkupinya, hingga potensi perkembangan ekonomi dan pariwisata menjadikan durian dari Kalimantan layak berada di panggung internasional. Semakin banyak orang mengenal dan mencoba, semakin besar peluang durian ini menjadi kebanggaan baru Nusantara.
Durian dari Kalimantan bukan hanya buah – ia adalah identitas, budaya, dan keajaiban yang tumbuh di jantung hutan Indonesia.
