Tradisikuliner.com – Indonesia menjadi salah satu negara yang tidak pernah kehabisan destinasi kuliner menarik. Salah satunya hidangan Gultik yang sampai saat ini masih menjadi sorotan. Terutama Warung Gultik Barito yang berada di daerah Jakarta Selatan.

Gultik dikenal sebagai hidangan kuliner yang populer di Jakarta dan namanya berasal dari singkatan “Gulai Tikungan”. Makanan tersebut terdiri dari gulai berbahan dasar daging sapi atau jeroan yang dimasak dengan kuah santan.

Rasa gultik yang terkenal gurih serta kaya akan rempah dan biasanya nikmat disantap bersama dengan nasi putih hangat. Gultik juga dilengkapi dengan kerupuk serta taburan bawang goreng yang menambah cita rasa.

Mengenal Gultik Barito

Gultik Barito

Gultik Barito cukup berbeda dengan tempat gultik lainnya yang ramai ditemukan di kawasan Blok M. Pasalnya, tempat ini berlokasi di kawasan yang berbeda di dekat Taman Ayodya tepatnya di depan Gereja Barito.

Meskipun tempatnya berbeda tetapi kuliner ini tidak pernah sepi pengunjung dan bahkan sering kali penuh antrean. Diketahui, rumah makan ini dijual oleh seorang pria asal Solo bernama Suyanto atau Pak Yanto.

Tempat makan ini sudah berdiri sejak tahun 2000-an dan menjualnya dengan menggunakan gerobak. Kemudian dagangannya viral di media sosial sejak April 2022 dan menjadikan lokasinya terus ramai sampai saat ini.

Selain itu, Gultik Barito juga dikenal dengan Gultik Stiker karena gerobak jualannya dipenuhi oleh tempelan stiker dari berbagai komunitas. Konon stiker tersebut dipasang oleh anak-anak komunitas motor dan mobil yang pernah singgah di tempatnya.

Lokasi Gulai Tikungan Barito

Gultik Barito

Gultik Barito berlokasi di Jl. Melawai Raya No. 197, RT.1/RW.6, Kramat Pela, Kec. Kebayoran Baru, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta. Tempatnya buka setiap hari pukul 20.00 hingga 03.00 WIB.

Tempat makan ini ditemukan dengan mudah karena dekat dengan Taman Ayodya tepatnya di depan Gereja Barito. Kemudian lokasinya berada di pinggir jalan dan identik dengan gerobak kaki lima yang sering kali ramai pembeli.

Sementara itu, dari kawasan Blok M tempatnya hanya berjarak sekitar 2 km atau 9 menit berkendara. Pengunjung juga bisa berjalan kaki sekitar 1,1 km atau 17 menit perjalanan untuk tiba di rumah makan ini.

Adapun bagi pengunjung yang datang dari Stasiun Blok M BCA bisa menempuh perjalanan 1,2 km atau 4 menit berkendara. Kemudian dari pusat kota Jakarta lokasinya berjarak sekitar 10,4 km atau 37 menit berkendara.

By kuliner

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *