Menjelajahi kota Pahlawan tak lengkap rasanya tanpa Berburu Lekker hingga Nasgor Babat Legendaris di Surabaya. Kota ini bukan cuma kaya sejarah dan budaya, tapi juga punya kekayaan kuliner yang bisa bikin kamu rela antre panjang di pinggir jalan.

Surabaya

Surabaya: Kota Kuliner yang Gak Pernah Tidur

Surabaya itu kota yang hidup 24 jam. Ketika sebagian besar kota lain mulai tenang saat malam menjelang, Surabaya justru mulai menyalakan aroma-aroma lezat dari wajan dan arang. Di setiap sudut kota, mulai dari kawasan Pucang hingga jalanan legendaris seperti Gubeng dan Darmo, kamu bisa mencium wangi bumbu kecap terbakar dan wajan yang tak pernah berhenti berderit.

Apa Itu Lekker? Jajanan Kuno yang Bikin Kangen

Lekker: Kue Tipis Renyah yang Kaya Rasa

Lekker adalah jajanan pinggir jalan khas tempo dulu. Kulitnya tipis dan renyah, sedangkan isinya bisa manis ataupun asin.

Isian Lekker yang Paling Dicari

  • Coklat meses + keju
  • Pisang + gula aren
  • Ayam suwir pedas
  • Sosis dan mayones

Cita rasa lekker yang simpel tapi kaya ini justru bikin banyak orang berburu sampai malam hanya demi seporsi kecil nostalgia.

Lokasi Favorit untuk Berburu Lekker Legendaris di Surabaya

Lekker Pucang – Surabaya Timur

Salah satu tempat legendaris yang gak pernah sepi. Meskipun antreannya kadang bisa bikin menyerah, rasanya yang autentik selalu sebanding dengan perjuangannya.

Lekker Cak Tom di Darmo

Mengusung gaya lekker modern dengan topping kekinian seperti Nutella, green tea, hingga keju mozarella. Cocok buat kamu yang mau coba sesuatu yang beda.

Nasi Goreng Babat: Kombinasi Klasik yang Melekat di Lidah

Kalau sudah kenyang ngemil lekker, saatnya naik kelas. Saat lapar menyerang tengah malam, tak ada yang bisa mengalahkan nikmatnya nasi goreng babat—pahlawan kuliner malam sejati.

Apa Itu Babat?

Babat adalah bagian jeroan sapi, tepatnya bagian lambung. Teksturnya kenyal dan berserat, tapi kalau dimasak dengan benar—empuknya bisa bikin jatuh cinta. Di tangan para pedagang kaki lima Surabaya, babat diolah dengan bumbu rempah rahasia yang bikin setiap kunyahan jadi pengalaman spiritual.

Rahasia Lezat Nasi Goreng Babat Khas Surabaya

1. Bumbu Kecap yang Karamelized

Salah satu ciri khas nasi goreng babat Surabaya adalah pemakaian kecap manis yang dimasak sampai karamelized. Ini bikin warna nasi jadi coklat gelap pekat dengan aroma smokey yang khas.

2. Babat yang Digoreng Terpisah

Babat biasanya digoreng terpisah sampai agak kering dan crispy, baru kemudian dicampurkan ke nasi goreng saat akhir proses. Ini penting supaya teksturnya tetap kontras—garing di luar, empuk di dalam.

3. Sambal Ulek Dadakan

Nasi goreng babat tanpa sambal ulek itu seperti film bagus tanpa ending—nggak lengkap. Sambalnya biasanya terbuat dari cabai rawit merah, bawang putih, dan sedikit jeruk limo. Rasanya pedas segar dan meledak di mulut.

Tempat Berburu Nasi Goreng Babat Legendaris di Surabaya

Nasi Goreng Babat Cak Yasin – Gubeng

Sudah buka sejak tahun 90-an. Porsinya besar, babatnya melimpah, dan antreannya bisa bikin kamu berdiri 40 menit tanpa ngeluh. Yang datang ke sini tahu persis: ini bukan cuma makanan, ini adalah ritual malam hari.

Nasi Goreng Babat Pak Leman – Rungkut

Bumbunya kuat, rasa gurihnya nendang, dan cabainya? Berani! Cocok buat kamu pencinta pedas garis keras.

Kombinasi Paling Pas: Lekker Sebagai Pembuka, Nasi Goreng Babat Sebagai Penutup

Kedua makanan ini seperti yin dan yang dalam dunia kuliner jalanan. Lekker yang ringan dan manis bisa jadi pembuka yang sempurna sebelum kamu menyantap beratnya nasi goreng babat yang pekat dan mengenyangkan. Dua-duanya sama-sama legendaris, dua-duanya mewakili rasa Surabaya yang sesungguhnya: tulus, berani, dan bikin ketagihan.

Tips Berburu Kuliner Malam di Surabaya

1. Siapkan Waktu dan Perut Kosong

Sebagian besar tempat kuliner malam buka di atas jam 7 malam. Siapkan waktu luang dan datang dengan perut yang benar-benar kosong.

2. Jangan Malu Antri

Kalau kamu lihat warung atau gerobak ramai antrean, bisa dipastikan rasanya luar biasa. Di Surabaya, antrean adalah indikator utama kelezatan.

3. Bawa Uang Tunai

Kebanyakan penjual lekker dan nasi goreng babat legendaris belum menerima pembayaran digital. Jadi siapkan cash secukupnya, dan jangan lupa bawa tissue basah untuk darurat.

Surabaya Bukan Cuma Tentang Rawon dan Rujak Cingur

Meskipun terkenal dengan kuliner besar seperti rawon, lontong balap, atau rujak cingur, tapi keberadaan makanan ringan seperti lekker dan makanan malam seperti nasi goreng babat justru jadi soul food yang melekat dalam memori warga lokal.

Penutup: Berani Coba dan Nikmati Petualangan Rasa

Akhirnya, kalau kamu berani menantang malam dengan sepiring nasi goreng babat yang penuh rempah dan seporsi lekker hangat yang manis dan renyah, kamu sedang menjalani pengalaman kuliner khas Surabaya yang otentik. Berburu Lekker hingga Nasgor Babat Legendaris di Surabaya bukan sekadar perjalanan perut, tapi juga petualangan rasa dan kenangan. Dan setiap suapan, adalah bagian dari cerita yang tak akan kamu lupa.

By kuliner

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *